Jumat, 07 Juni 2013

Perkembangan Woodball di Indonesia



Pada tahun 2006 olahraga Woodball mulai masuk ke Indonesia, berawal dari diundangnya pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) yang pada waktu itu diwakili oleh Ibu Rita Subaowo ke kejuaran Woodball internasional tahunan di Malaysia. Sejak saat itu KONI merekomendasikan berdirinya Indonesia Woodball Asssociation  ( IWbA ) dan pada tanggal 1 Oktober 2006 IWbA resmi berdiri untuk menjadi induk organisasi olahraga Woodall di Indonesia.



IWbA yang berpusat di Semarang dengan Bapak Tandiono Jecky sebagai Presiden IWbA mulai mengembangkan dan mensosialisasikan olahraga woodball di Indonesia dengan melakukan pembinaan atlet serta membangun lapangan Woodball dimana-mana. Diharapkan suatu saat olahraga Woodball dapat memberi nama harum Indonesia di dunia internasional dengan prestasi – prestasi yang ditujukan atlet – atlet woodball Indonesia.

Sejarah Woodball


Sejarah  Woodball

Olahraga Woodball ( bola kayu ) pertama kali ditemukan di Taiwan pada tahun 1990 oleh Ming Hui Weng dan Kuang Chu Young. Awalnya mereka hanya ingin membangun sebuah taman bagi kedua orang tuanya, supaya mereka dapat berjalan - jalan dilokasi yang nyaman dengan pemandangan yang indah di  Nei-Shuang,  Shuh-Lin, Taipei, Taiwan. Akhirnya setelah mengelilingi area perbukitan, mereka menemukan area teras yang dapat dikembangkan  menjadi sebuah tempat olahraga outdoor. Ide tersebut berkembang untuk memanfaatkan area tersebut sebagai lapangan bermain bola. Dengan motivasi yang tinggi mereka terus mencoba menciptakan permainan bola ( ball ) dengan system permainan yang unik, dimana bola yang terbuat dari kayu dipukul dengan tongkat yang menyerupai palu ( mallet, tongkat yang  terbuat dari kayu ) diarahkan ke gawang kecil ( gate ) yang lebarnya lebih besar sedikit dari bolanya. Permainan Woodball ini hampir mirip dengan permainan golf,  namun lubang ( hole ) digantikan dengan  gawang kecil ( gate ) dan apabila bola woodball tersebut  dipukul dengan mallet, bola akan  menggelinding dan tidak seperti dengan bola golf yang kalau dopikul akan melambung .

Peralatan woodball tersebut disempurnakan dan aturan mainpun  segera dibuat, maka pada tahun 1993 permainan olahraga tersebut diresmikan dengan  nama  Woodball. Pada tahun 1995 woodball mulai diperkenalkan ke Negara lain, dan pada tahun 1999 olahraga woodball diresmikan sebagai salah satu kejuaraan olahraga pendukung dalam  Olimpiade Asia, dan pada tahun yang sama berdirilah induk organisasi woodball   sedunia   yang   bernama   International   Woodball  Federation
( IWbF).